Forexindo.com - Jakarta, Euro terdorong lebih tinggi terhadap Dolar AS pada hari ini, namun kenaikan tersebut diperkirakan akan terbatas mengingat rilis data German Factory Orders yang lemah.
Permintaan Greenback atau USD tampaknya masih menguat pasca rilis data pekerjaan (NFP) dan tingkat pengangguran (Unemployment Rate) yang menambah ekspektasi terhadap kemungkinan percepatan jadwal kenaikan suku bunga oleh the Fed.
Departemen tenaga kerja AS melaporkan hari Jumat pekan lalu bahwa ekonomi AS telah menambahkan 248K pekerjaan pada bulan September, jauh di atas ekspektasi market (215K). Selain itu, tingkat pengangguran (Unemployment Rate) turun 5.9% dan menjadi angka terendah sejak Juli 2008.
Sumber: Investing.com
Selengkapnya...
Permintaan Greenback atau USD tampaknya masih menguat pasca rilis data pekerjaan (NFP) dan tingkat pengangguran (Unemployment Rate) yang menambah ekspektasi terhadap kemungkinan percepatan jadwal kenaikan suku bunga oleh the Fed.
Departemen tenaga kerja AS melaporkan hari Jumat pekan lalu bahwa ekonomi AS telah menambahkan 248K pekerjaan pada bulan September, jauh di atas ekspektasi market (215K). Selain itu, tingkat pengangguran (Unemployment Rate) turun 5.9% dan menjadi angka terendah sejak Juli 2008.
Sumber: Investing.com
Selengkapnya...
0 commentaires:
Enregistrer un commentaire