Forexindo.com - Jakarta, GBP: Sterling berada dalam situasi yang sama dengan Dollar. GBP telah diperkuat terus tahun ini, naik hampir 5% terhadap rekan-rekan G10 nya. Namun, tetap berada d di kisaran 8% di bawah rata-rata historisnya, sehingga penguatan GBP memiliki ruang untuk menguat, khususnya mengingat bahwa penguatan Sterling telah tertinggal oleh perbedaan suku bunga. Perkiraan 12 bulan kami untuk EURGBP tetap di kisaran 0.75, dengan perbedaan suku bunga menempatkan pasangan cross ini jauh di bawah angka tersebut.
EUR: Euro berlawanan dengan Dolar dan Sterling. Year-to-date telah jatuh 5% terhadap rekan-rekan di G10, tapi tetap sedikit di atas rata-rata jangka panjang yaitu diatas 8% dari level terendah pada Juli 2012 sebelum Presiden Draghi berpidato. Euro jauh dari murah setelah penurunan baru-baru ini dan ini merupakan salah satu alasan kami untuk terus memegang tren bearish. Kami perkirakan EURUSD akan menuju 1.20 dalam 12 bulan.
"Secara keseluruhan, gambaran ini membantu untuk meletakkan langkah terakhir dalam memetakan perkiraan kedepan. Dollar telah menguat, namun tetap lebih murah dibandingkan dalam sejarah. Hal yang sama berlaku untuk British Pound. Kami tetap memperkirakan bullish pada keduanya. Euro telah jatuh, tetapi masih berada di atas rata-rata historisnya sejak tahun 1999, terhadap kedua mata uang US Dollar dan Sterling, "GS menyimpulkan.
Sumber: Efxnews.com
Selengkapnya...
EUR: Euro berlawanan dengan Dolar dan Sterling. Year-to-date telah jatuh 5% terhadap rekan-rekan di G10, tapi tetap sedikit di atas rata-rata jangka panjang yaitu diatas 8% dari level terendah pada Juli 2012 sebelum Presiden Draghi berpidato. Euro jauh dari murah setelah penurunan baru-baru ini dan ini merupakan salah satu alasan kami untuk terus memegang tren bearish. Kami perkirakan EURUSD akan menuju 1.20 dalam 12 bulan.
"Secara keseluruhan, gambaran ini membantu untuk meletakkan langkah terakhir dalam memetakan perkiraan kedepan. Dollar telah menguat, namun tetap lebih murah dibandingkan dalam sejarah. Hal yang sama berlaku untuk British Pound. Kami tetap memperkirakan bullish pada keduanya. Euro telah jatuh, tetapi masih berada di atas rata-rata historisnya sejak tahun 1999, terhadap kedua mata uang US Dollar dan Sterling, "GS menyimpulkan.
Sumber: Efxnews.com
Selengkapnya...
0 commentaires:
Enregistrer un commentaire